TOMAT MENJADI BAHAN ALAMI SEBAGAI PEMUTIH GIGI

Pewarnaan pada gigi merupakan problem estetika yang dapat mempengaruhi psikologi seseorang. Warna gigi yang berubah dapat mengurangi keindahan penampilan dan mengurangi rasa percaya diri. Oleh sebab itu, senyum yang cerah dengan gigi yang putih menjadi dambaan setiap orang. Hal ini menyebabkan meningkatnya kebutuhan pelayanan gigi estetik, terutama pemutihan gigi. Perubahan warna gigi atau diskolorisasi gigi dapat ditanggulangi dengan dua cara yaitu menggunakan bahan kimia dan menggunakan bahan alami. Bahan kimia digunakan oleh dokter gigi ketika melakukan perawatan dental bleaching. Dental bleaching merupakan suatu cara memutihkan kembali gigi yang berubah warna menjadi lebih putih dengan proses perbaikan secara kimiawi. Namun, pemakaian bahan kimia sebagai pemutih gigi tentu akan menyebabkan dampak negatif seperti penurunan kekerasan email, iritasi gigi dan gigi sensitive. Indonesia kaya akan keanekaragaman hayati yang memiliki potensi untuk dikembangkan salah satunya adalah buah tomat (Solanum lycopersicum) sangat mudah dijumpai dan sering dimanfaatkan sebagai pelengkap masakan.

Buah tomat memiliki kandungan hidrogen peroksida yang dapat memutihkan gigi dan sudah terbukti memiliki khasiat dalam memutihkan gigi. Kandungan peroksida pada tomat juga dapat meningkatkan kecepatan hidrogen peroksida dalam mereduksi warna. Sehingga kandungan hidrogen peroksida dan peroksidase pada tomat dapat digunakan sebagai bahan alternatif untuk memutihkan gigi. Buah tomat merupakan buah yang memiliki kandungan cukup lengkap seperti βkaroten, provitamin A karotenoid, dan asam askorbat. Asam askorbat (vitamin C) merupakan zat yang secara efektif mengandung superoksida, hidrogen peroksida, singlet oksigen dan radikal bebas lainnya. Kandungan hidrogen peroksida pada tomat merupakan senyawa yang efektif untuk memutihkan gigi dengan cara berdifusi melalui email untuk menuju ke tubuli dentin. Hidrogen peroksida mampu merusak molekul- molekul zat warna sehingga mampu memberikan efek pemutih pada gigi. Kandungan peroksidase pada tomat juga dapat meningkatkan kecepatan hidrogen peroksida dalam mereduksi warna. Sehingga kandungan hidrogen peroksida dan peroksidase pada tomat dapat digunakan sebagai bahan alternatif untuk memutihkan gigi.

Ekstrak buah tomat mengandung hidrogen peroksida yang dapat memutihkan gigi dan sudah terbukti memiliki khasiat memutihkan gigi. Hasil penelitian Saputro dan Wibowo (2009) menunjukan bahwa jus tomat mampu memutihkan gigi pada gigi post ekstraksi karena dalam 1 buah jus tomat terdapat kandungan hidrogen peroksida sebesar 4000 x 10-9 mol. Pada ekstrak buah tomat juga terdapat peroksidase yang dapat meningkatkan kecepatan hidrogen peroksida dalam mereduksi warna. Sedangkan pada penelitian yang sudah dilakukan oleh Hilma 2017 yang menguji efek lain dari kandungan buah tomat yakni asam askorbat dengan berbagai konsentrasi yakni pada konsentrasi 30%, 70%, dan 100% didapatkan hasil ekstrak tomat dengan berbagai konsentrasi efektif dalam pemutihan gigi.

Sumber :

Perdani, A. P., Oktarlina, R. Z., & Jausal, A. N. (2019). Efek buah tomat (Solanum lycopersicum) sebagai bahan alami pemutihan gigi.Jurnal Majority,8(1), 183-187.

Abdullah, N. (2021). BUAH TOMAT (Solanum lycopersicum) SEBAGAI BAHAN PEMUTIH GIGI ALAMI.Media Kesehatan Gigi: Politeknik Kesehatan Makassar,20(1), 45-48.